Thalasemia Pada Anak- Anak

 Thalasemia Pada Anak- Anak

thalasemia pada anak

thalasemia pada anak-anak adalah penyakit keturunan yang ditandai dengan munculnya gangguan dan ketidakmampuan untuk memproduksi eritrosit dan hemoglobin didalam tubuh. Sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada sel darah merah. Kerusakan sel darah merah meningkat sampai 4x dibandingkan dengan sel darah pada orang normal. Umur sel darah merah penderita thalasemia lebih pendek jika dibanding dengan sel darah orang normal. Sel darah orang normal berumur 120 hari, sedangkan sel darah merah penderita thalasemia hanya berumur 23 hari. Sel darah yang rusak tersebut diubah menjadi zat besi di limpa. Kerusakan sel darah ini berlangsung dengan cepat dan massif yang menyebabkan penumpukan zat besi. Penumpukan zat besi bisa menyebabkan kematian penderita thalasemia pada anak-anak.

Penyebab penyakit thalasemia

Thalasemia pada anak-anak tidak menular karena disebabkan oleh faktor keturunan. Penderita thalasemia ini banyak ditemukan di pemukiman kumuh dan miskin yang merupakan lingkungan endemis penyakit malaria. Lingkungan ini rentan terjadi thalasemia. Parasit penyebab thalasemia juga bisa membantu kerusakan sel darah merah pada penderita thalasemia.

Thalasemia pada anak-anak belum bisa diobati dengan sempurna. Bahkan ada banyak penderita thalasemia yang harus meninggal di usia 19-30 tahun. Kematian tersebut bukan disebabkan oleh thalasemia pada anak tersebut, namun karena penumpukan zat besi di dalam tubuh. Untuk menjaga penderita thalasemia pada anak ini tetap aktif diperlukan transfusi darah dengan teratur selama hidup. Transfusi darah tersebut harus dilakuakn setiap bulan satu kali. baca jugahttp://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/02/27/m01w1f-thalasemia-apakah-penyebab-dan-gejalanya

Tanda dan gejala thalasemia

Tanda dan gejala thalasemia pada anak bisa bermacam-macam tergantung dari jenis thalasemia yang di derita dan juga dari kerusakan gen yang terjadi pada penderita. Pada awalnya, penyakit thalasemia pada anak – anak akan muncul gejala anemia seperti :

  1. Wajah menjadi pucat
  2. Terjadi insomnia atau susah tidur
  3. Mudah terasa lemas
  4. Nafsu makan berkurang
  5. Mudah infeksi pada tubuh
  6. Jantung bekerja keras untuk menghasilkan hemoglobin
  7. Mengalami kerapuhan dan penipisan tulang

Tanda dan gejala thalasemia pada anak-anak ini bisa dicegah dengan dua cara. Cara pertama dengan menghindari pernikahan dengan sesama orang yang mempunyai gen keturunan thalasemia. Dan juga menghindari tinggal di lingkungan kumuh dan endemik dengan nyamuk malaria. baca juga http://slim232.com/wanita-dan-penyebab-anemia/

Banner 600 - bawah artikel - jangan salahkan laptop 1

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!

 

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!