Waspada Kehilangan Pendengaran Sejak Dini

Kehilangan pendengaran merupakan hal yang ditakuti banyak orang. Namun, pola hidup kita saat ini telah mendukung ke arah kehilangan pendengaran. WHO mengeluarkan fakta berupa data bahwa terdapat 1 miliar manusia usia produktif beresiko kehilangan pendengaran. Kerusakan permanen pada pendengaran bisa terjadi karena anda secara berulang mendengarkan musik secara keras. Ketika anda mendengarkan musik bar yang bervolume keras, konser, laptop, diskotik, smartphone, secara berulang, maka anda terancam mengalami degradasi pendengaran yang mengarah pada hilangnya pendengaran. Penelitian WHO menyebutkan bahwa resiko hilangnya pendengaran terjadi bila anda mendengarkan musik atau suara lebih dari 100 db dalam waktu lebih dari 15 menit.

Itu sebabnya WHO telah meluncurkan kampanye bagaimana mendengar yang aman. Kampanye ini ditujukan untuk mendorong produsen dalam membuat fitur keselamatan audio pada perangkat elektronik yang acapkali digunakan untuk hiburan, seperti smartphone dan laptop. Kampanye ini juga  ditujukan untuk mendidik konsumen perihal penggunaannya. WHO memberikan himbauan kepada pemerintah semua negara di dunia untuk membuat dan menegakkan peraturan mengenai kebisingan perihal rekreasi.

Sekali kehilangan pendengaran, maka tidak dapat dikembalikan

Konser bisa menjadi penyebab kehilangan pendengaran

Pendengaran tidak akan datang kembali, setelah anda kehilangan pendengaran. Pertimbangkan untuk menggunakan earphone daripada speaker mini. Namun, buatlah batasan yang wajar ketika mendengarkan musik. Pada akhirnya, ini terserah kepada pribadi masing-masing individu untuk melindungi pendengarannya. Ada kabar baik bahwa melindungi pendengaran tidaklah sulit.  Hal yang dapat dilakukan salah satunya melalui perangkat audio pribadi Anda, seperti smartphone dan laptop anda. Caranya adalah dengan mengecilkan volume. Volume jangan diatur mencapai lebih dari  60%. Selalu atur di bawah itu. Lalu pakai headphone untuk meredam kebisingan, tetapi atur untuk tidak terlalu keras. Anda juga dapat mengatur jadwal untuk aktivitas istirahat dari kegiatan mendengar. Anda juga bisa menggunakan aplikasi pengingat tingkat kebisingan agar mempermudah anda.

Lalu bagaimana dengan kegiatan yang tidak berhubungan dengan perangkat pribadi? Kita dapat menggunakan pelindung telinga ketika datang ke tempat macam konser, bar, diskotik, acara olahraga, tempat proyek. Anda juga bisa melakukan tindakan ekstrim untuk melindungi telinga anda dengan tidak mendatangi tempat bising tersebut.

Banner 600 - bawah artikel - jangan salahkan laptop 1

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!

 

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!