Waspadai Gejala Penyakit Malaria Dan Pencegahannya

Malaria merupakan salah satu penyakit yang disebarkan oleh hewan. Hewan yang dimaksud masuk ke dalam kelompok serangga, tepatnya nyamuk malaria betina. Nyamuk ini bukanlah penyebab langsung dari malaria. Hewan ini hanyalah perantara bagi parasit plasmodium. Parasit plasmodium ini mengakibatkan malaria mempunyai nama lain, yaitu infeksi plasmodium. Kasus malaria di negara seperti Amerika sangat jarang terjadi. Di sana, penyakit ini hanya terdapat kurang dari 20.000 buah kasus per tahun. Kasus penyakit ini cukup tinggi di daerah negara kita, tepatnya Indonesia bagian timur. Terdapat kurang lebih 400.000 kasus yang terjadi pada tahun 2010-2012 berdasarkan data yang dikeluarkan oleh kemenkes. Pada kasus khusus malaria dapat menyebabkan seseorang meninggal. Oleh karena tingginya angka kasus penyakit ini dan juga terdapat potensi korban untuk meninggal, maka sudah sewajarnya masyarakat perlu mengetahui dan waspada akan gejala penyakit malaria.

Parasit Plasmodium Penyebab Gejala Penyakit Malaria

Penyakit malaria menyebar melalui gigitan nyamuk malaria betina yang terinfeksi parasit plasmodium. Korban yang mendapat gigitan ini akan segera terinfeksi parasit plasmodium. Setelah gigitan terjadi parasit plasmodium akan hidup dan berkembang biak di sel darah merah manusia. Kemudian korban akan menderita penyakit malaria yang dicirikan melalui gejala-gejalanya. Gejala penyakit malaria diantaranya adalah gejala khusus, seperti kesakitan, gejala gastrointestinal, dan penurunan kondisi tubuh. Kesakitan yang terjadi terdapat pada area abdomen atau otot. Gejala gastrointestinal mencakup diare dan muntah. Penurunan kondisi tubuh yang terjadi ditandai dengan berkeringat, demam, menggigil, vertigo, kelelahan, mual dan perasaan tidak enak yang susah diidentifikasi. Selain gejala khusus, malaria mempunyai gejala umum. Gejala umum yang dimaksud adalah pusing, kulit dan mata menguning, kebingungan, napas pendek, dan jantung berdetak cepat.

Nyamuk Malaria Penyebar Gejala Penyakit Malaria

Malaria dapat disembuhkan. Anda hanya perlu mengetahui sedikit dari gejala penyakit malaria dan sesegera mungkin berkunjung ke dokter. Malaria kadang bisa disembuhkan hanya dengan tidur selama penyakit tersebut menjangkiti korban. Namun, proteksi terbaik adalah berkunjung ke dokter dan diberikan obat anti malaria. Pencegahan dapat dilakukan ketika seseorang sudah tahu akan masuk ke dalam area tempat kasus malaria sering terjadi. Caranya adalah dengan mengkonsumsi obat anti malaria pada saat bepergian ke daerah endemik.

Untuk obat herbal penyakit malaria tradisional alami dan untuk mencegah malaria, Anda bisa mengkonsumsi Liquid Chlorophyll, Colostrum, dan Noni Plus dari Synergy USA.

obat alami herbal malaria dari Synergy USA

Harga Rp 1.160.000,00

Untuk pemesanan: add pin BB 518411CA atau 

WA: 0812-2507-9572

Aturan pakai:

Liquid Chlorophyll (1 sdt x 2 kali sehari) dengan 1 gelas air 240 ml, simpan di lemari es setelah dibuka. Noni Plus (30 ml x 2 kali sehari), kocok sebelum digunakan dan simpan dalam lemari es setelah dibuka. Colostrum (1 kapsul x 4 kali sehari) diminum 1 jam sebelum makan dan sebelum tidur di malam hari.

Banner 600 - bawah artikel - jangan salahkan laptop 1

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!

 

Mau Tau Cara Diet Artis Korea & Tips Sehat Cantik Lainnya?

Penawaran TERBATAS!! Masukkan Email Anda & Dapatkan E-book GRATIS Tentang 50 Tips Sehat & Baik Dari Konsultan Kesehatan Terpercaya!!